Ke Malang pingin jadi Refleksolog

Tanggal 1-2 ,  Hari itu tanggal 1-2 November bertepatan hari Sabtu dan Minggu,saya bersama teman-teman UKM LSOP Teratai Tunjung UNUD pergi ke MALANG untuk mengikuti kursus refleksi. Hari itu juga bertepatan pula hari dimana saya harus menghadiri pesta pernikahan teman lama saya (PAK Nyoman-Dosen Wearnes) di karangasem, tapi karena jadwal kita bentrok maka saya harus memilih salah satu dari pilihan tersebut, akhirnya saya memutuskan untuk tetap berangkat ke Malang guna mencari sedikit ilmu yang menurut saya bermanfaat nantiny. Ya dengan perasaan kurang enak juga disini saya

MENGUCAPKAN SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU KEPADA TEMAN SAYA (PK NYOMAN),

sekaligus mohon maaf saya tidak bisa hadir dalam acaraNya. tak lanjut ke topik lagi ya….
      Akhirnya kami bersembilan (Saya, Eka (Asisten Driver kami,hee), Mas Andi (Pelatih sekaligus Driver Utama kami), Surya, Kongek, Mas Sugeng, Mas Ajix, Dayu, dan Arix ) berangkat dari BAli hari Jumat,31 – Oktober pada pukul 8 malam. Memang sih dari rencana kami berangkat agak ngaret sedikit kurang lebih 2 jam, heee…ya gitu deh, saya pulang dari kerja sekitar jam 5 sore langsung pulang untuk siap-siap, he saya gak tahu ternyata kedua ORANG TUAku sengaja datang dari kampung hanya untuk melihat dan memberikan doa restu kepada saya untuk pergi ke MALANG. Ya terharu memang begitu besar perhatian ORANG

TUA saya kepada saya sampai menyempatkan diri ke Denpasar untuk melihat keberangkatan saya.(TKS BAPAK-IBU) ………. kok jadi kesana ya,,kembali ke topik lagi ya.. Akhrinya jam menunjukan pukul 7.30 malam, saya pun pamitan kepada kedua ORANGTUA saya, saya berangkat menuju rumah Eka di Gatsu Timur, saya mengira mobil APV yang sengaja kami sewa untuk ke Malang sudah datang, tapi ternyata belum juga datang. Ya untuk menghemat biaya kami sengaja menyewa satu mobil untuk bersembilan (buset penuh amat kan, he..).

            Akhirnya jam delapan pas mobil itu baru sampai, kami pun berangkat dengan formasi 2:4:3 (kayak formasi sepakbola ja🙂 ). AKhirnya perjalanan kurang lebih 4 jam tiba juga kami di ujung pulau Bali (Pelabuhan GILIMANUK). HE… jadi teringat waktu pertama kali ke Malang, sedih rasanya meninggalkan BALI karena takur nyasar n gak ada yang saya kenal disana. Ya tapi sekarang berbeda kami bersembilan ya saya merasa nyaman apalagi yang pegang kemudi adalah MAS ANdi, kalau dulu sempat agak trauma sih soalnya ada nih sopir yang kayak pembalap(Bli yande) bawa mobil kayak dikejar setan heee…(sori ya bli).
 Lanjut…….
           OK dalam kapal kami lalui kurang lebih 20 menit akhirnya perjalanan kami dilanjutkan di darat dari banyuwangi menuju ke MALang. karena terlalu lama di mobil akhirnya aku tertidur berasama teman-teman hanya eka dan mas Andi saja yang tidak tidur karena merekadidepan. Nah ini nih ada sesuatu peristiwa bagi saya sangat lucu tapi tidak tahu bagi eka sendiri lucu atau menjatuhkan harga dirinya.

Gini  lo ceritanya : “setengah perjalanan lagi akhirnya mas Andi digantikan oleh Eka untuk pegang kemudi, ya sebetulnya waktu pergantian itu yang tidur pada bangun semua dan terjaga kurang lebih satu jam.. maklum waktu dulu eka juga sempat nabrak mobil jadi mungkin pikiran meraka sama dengan saya ,…wassss.was….. He..tapi melihat eka sekian menit kami jadi yakin dan saya pun tidur lagi.
 …………………Nih Udah sampai di KOta malang Ceritanay…………………………….
 Tiba juga memasuki kota malang akhirnya mas Andi menawarkan diri untuk pegang kemudi karena merasa telah cukup beristirahat. kurang lebih seperti ini (aku juga agak lupa)
Mas ANdi : “Eka mana tak gantikan! ”
EKA          : “Gak mas saya masih kuat kok!”
Mas ANdi : “Benar Eka?, Eka istirahat aja dulu!”
EKA          : “Bener mas, saya masih kuat kok!”
Akhirnya selang beberapa menit, mobil perlahan-lahan berhenti, Eka pun kebingungan ada apa “Gak mau di gas mas!”,
Akhirnya dengan rasa bingung baru dilihat di ternyata bensinya menunjukan di huruf “E” , eka dengan polos bilang “Mas Bensinnya habis!” , Kami semua ketawa kan lucu masak sopir sendiri gak tau bensin habis atau gak? aneh kan.. Akhirnya Eka mungkin karena ketakutan atau gimana langsung turun dan jalan kaki cari tempat jual bensin terdekat ditemani mas sugeng ma mas Ajik. Kami punmenjulukinya

“SCHUMACHER LUPA MASUK PIT”

Ya itu mungkin julukan yang tepat, karena saking konsennya menyetir he lupa melihat bensinnya…
 Akhirnya Eka menemukan tempat jual bensin, perjalanan pun kami lanjutkan walau dengan keadaan eka yang sedikit merah mukanya habis jatuh harga dirinya..😉.

(bersambung…)

4 Tanggapan

  1. Rala….tt, bukan dikejar setan tapi balas dendam dengan kalian, emang sayah supir bus?. Uda mau nyupirin ditinggal tidur, dassaaaarrrr!

    *Siap-siap ngampal*

    He,..🙂😦😦

  2. Dewa ada Reward buat Blog mu, baca di blogku.

    Wah asik yah bisa berangkat rame-rame, lain kali ikut yah, seru kek na.

  3. hi…hi…hi…

    tegang amat nyupirnya…untung yang jual bensin ada disekitar lokasi,kalau tidak,…yang pada tidur itu mesti dorong mobil ….

    he.. ya iya.untung mobilnya ngerti mw berhenti deket jusl bensin…🙂 .. mobil…mobill

  4. waduh, engkenne wa adi bisa nyambung ke raga adi…
    wah kan tersebar jadinya donk…
    hahahaha…. jadi malu ni…
    klarifikasi :
    waktu itu kan pengen cepet sampe di malang maka konsentasi pool gitu lho gasnya digeber, tapi makasi buat julukan schumacernya.. jadi bangga juga, hehehe.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: